Muarabulian - Kepolisian sektor (Polsek) Pemayung hingga saat ini masih mendalami kasus letusan proyektil peluru di Ponpes Irsyadul Ibad, RT 01 Desa Simpang Kubu Kandang, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari.
Kapolsek Pemayung AKP Iskandar Chusnein, SH, MH membenarkan adanya kasus letusan proyektil peluru diduga jenis FN (PSO 84) menimpa santri Ponpes Irsyadul Ibad.
" Kejadian hari Kamis tanggal 5 Juli 2018 sekira pukul 11.30 Wib, korban meletakkan 1 butir peluru yang di duga jenis FN di lobang grendel pintu asrama putra," kata Iskandar kepada Jambione.com, Jumat (06/07/2018) petang.
" Kemudian korban memukul pangkal peluru tersebut menggunakan jarum jahit sepatu dan di pukul dengan Palu gagang kayu," imbuhnya.
Dikarenakan tidak berfungsi, sambung Iskandar, kemudian korban mengganti dengan paku. Pangkal peluru lalu di pukul dengan paku. Pada bagian kepala paku kemudian di pukul dengan menggunakan Palu.
" Setelah itu peluru meledak dan proyektil mengenai dinding tembok kemudian berbalik sehingga meyerempet mata kanan korban, kemudian korban di bawa ke puskesmas jembatan mas dan di rujuk ke RS Umum Jambi," sebut Iskandar. (***)
Cegah Kenakalan Remaja, Polisi Beri Pembinaan Hukum kepada Siswa SMPN 3 Kota Jambi
UIN STS Jambi Finalisasi Penerimaan 20 Mahasiswa Asing, WR I Minta Seleksi Dokumen Diperketat
Warga Rejo Sari Lega Box Culvert Mulai Dibangun, Harap Jalan Tak Lagi Rusak Saat Hujan
Warga Gotong Royong Bangun Gedung Baru TK Cahaya Hati di Tebo Ilir
APBD 2027 Tak Anggarkan Jalan Simpang Betung–Pintas, Warga 11 Desa Ancam Gelar Aksi Besar-Besaran
Hesti Haris: Rabu Berkah TP PKK Provinsi Jambi Perkuat Literasi Keuangan dan Budaya Kelola Sampah
Proyektil Peluru Meletus, Santri Ponpes Irsyadul Ibad Dirawat ke RSUD Jambi